Kopi Liberika Sambas Untuk Kick Andy

UMKM Kalbar

Kali ini bang Andy F. Noya yang kita kenal di salah satu acara TV swasta bertajuk “KICK ANDY” berkesempatan menimang produk kopi Liberika dari Kabupaten Sambas yaitu “Liber.CO”. Kopi yang mengangkat marwah para petani kopi di Kabupaten Sambas ini sudah lekat dihati penikmat kopi di Kalimantan Barat. Tak terkecuali para pesohor negeri seperti halnya Gubernur Kalbar yang akrab di sapa Bang Midji turut mencicipi kenikmatan kopi ini.

UMKM Kalbar
Foto : Kunjungan Bang Midji (Panggilan akrab Gubernur Kalbar) ke Cafe Liber.Co

Tentu saja kehadiran kopi ini di tangan Bang Andy bukan sim salabim, melainkan bermula dari sebuah jamuan kopi di gerai kopi Liber.Co . Kala itu crew dari Kick Andy di ajak mencicipi kopi liberika aseli sambas di Liber.Co . Keramah tamahan masyarakat sambas terbiasa menjamu tamunya untuk menikmati aneka sajian khas sambas termasuk salah satunya adalah minuman kopi.

UMKM Kalbar
Foto : Crew Kick Andy di Liber.Co

Crew Kick Andy ini berkunjung ke Sambas dalam rangka liputan untuk salah satu episode kick andy yang tayang di Metro TV pada minggu 29 Agustus 2021 mendatang. Bertajuk “BAKTI Bangun Negeri” crew Kick Andy mendatangi BUMDes Maju Bersama di Desa Sejiram untuk syuting bersama ketua unit usaha internet di BUMDes tersebut. Dari kunjungan inilah kemudian rombongan ini di ajak singgah ke cafe yang terletak di kampus Poltesa (Politeknik Negeri Sambas) untuk menikmati minuman kopi.

 

Setelah menikmati beberapa cangkir Kopi aseli sambas ini kemudian di titipi buah tangan untuk Bang Andy F. Noya di Metro TV. Dengan harapan bang Andy suka dengan kopi khas sambas ini dan mau mempromosikan produk aseli sambas ini ke para penonton program kick andy miliknya. Jika anda ingin berkunjung ke cafe ini saat berkunjung ke Sambas, lokasinya persis berada di dalam Kampus Poltesa Jl.Raya Sejangkung – Sambas. (.ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×

Powered by WhatsApp Chat

× Bisa Kami Bantu?