BORNEO ISTIMEWA TERIMA BANTUAN SEMBAKO COVID 19

Foto : Penyerahan Bantuan dari Kadiskumdag Kota Pontiaak Bapak Hariyadi.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (DISKUMDAG) Kota Pontianak Bapak Hariyadi S Triwibowo secara simbolis menyerahkan bantuan sembako bagi UMKM anggota Komunitas Borneo Istimewa yang terdampak pembatasan aktivitas pandemi covid 19. Acara serah terima bantuan sembako ini dilakukan di Kantor DISKUMDAG Kota Pontianak dan di UMKM Center.

Foto : Penyerahan Bantuan dari Kadiskumdag Kota Pontianak Bapak Hariyadi S Triwibowo.

Sebanyak 70 UMKM dari total mencapai 95 anggota Borneo Istimewa mendapat distribusi sembako ini dengan sejumlah persyaratan yang di atur oleh pendiri komunitas.  Bantuan sembako tersebut dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM mengingat selama pembatasan aktifitas masyarakat selama masa tanggap darurat covid 19 kegiatan UMKM terhenti. Hal ini mengakibatkan para pelaku UMKM mengaku mengalami penurunan income usaha secara drastis, sehingga mereka berterimakasih kepada Pemkot Pontianak yang memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM yang terdampak pandemi ini.

Foto : Walikota Pontianak Edi Kamtono Serahkan Bantuan Sembako Secara Simbolis.

Melalui perhatian pemerintah kota Pontianak ini para UMKM berharap semua aktifitas usaha mereka dapat kembali pulih dan income usaha mereka dapat kembali seperti sebelum pandemi covid 19 masuk ke Pontianak. Dukungan ini bukanlah kali pertama di berikan oleh Pemkot Pontianak, namun sebelumya Pemkot banyak mendukung kegiatan Borneo Istimewa lewat berbagai kegiatan UMKM.

Foto : Founder Borneo Istimewa membagikan sembako kepada anggotanya.

Dalam kesempatan terpisah Edi Suprianto selaku Founder dan sekaligus Leader komunitas UMKM Borneo Istimewa menyampaikan apresiasi kepada DISKUMDAG Kota Pontianak dan Pemkot Pontianak yang sigap dalam merespon kondisi pelaku UMKM. Diungkapkannya selama masa tanggap darurat akibat pandemi covid 19, UMKM mendapatkan pukulan terberat dalam berbagai aktifitas usaha mereka. Dalam analisanya bahwa dampak dari kondisi ini UMKM akan sangat membutuhkan stimulus finansial bagi kelangsungan usaha mereka. Mengingat sebagian besar finansial UMKM sangat bergantung dari pulihnya roda ekonomi masyarakat luas. Semantara dalam kenyataannya tingkat konsumsi masyarakat kelas menengah dan atas di Kota Pontianak mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini dapat dilihat dari tingkat konsumsi masyarakat atas belanja produk UMKM anggota nya yang turun secara drastis.

Foto : Kebahagiaan UMKM menerima bantuan sembako dari Pemkot Pontianak.

Edi Suprianto yang juga sering menjadi pembicara dan narasumber dari berbagai kegiatan pendampingan UMKM dan Pelatihan terpadu ini juga menuturkan bahwa ada langkah-langkah strategis yang bisa dilakukan oleh Pemerintah dalam mengembalikan kondisi perekonomian UMKM. Mulai dari pemberian stimulus finansial seperti hibah, dana bergulir, penyelenggaraan event pameran produk UMKM dan pendampingan kepada UMKM. Ia optimis jika pemerintah mau bahu membahu bersama Komunitas UMKM yang ada dan tersebar luas, maka pemulihan kondisi ekonomi UMKM akan dapat pulih dengan cepat dan tumbuh seperti yang diharapkan. (.ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

×

Powered by WhatsApp Chat

× Bisa Kami Bantu?